Makna Pendidikan Berkualitas Menurut Perspektif Para Ahli Pendidikan


Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan sebuah negara. Namun, pertanyaannya adalah, apa sebenarnya makna pendidikan berkualitas menurut para ahli pendidikan? Menurut Prof. Dr. Arief Rachman, pendidikan berkualitas adalah pendidikan yang mampu membentuk karakter dan moral peserta didik.

Menurut Prof. Dr. Anies Baswedan, M.P.P., pendidikan berkualitas juga harus mampu menghasilkan individu yang kreatif dan inovatif. “Pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang bagaimana menggunakan pengetahuan tersebut untuk menciptakan sesuatu yang baru dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Prof. Dr. Hadi Sutrisno, M.Pd., pendidikan berkualitas juga harus mampu menghasilkan individu yang memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis. “Pendidikan yang berkualitas harus mampu melatih peserta didik untuk berpikir secara rasional dan logis dalam menghadapi berbagai permasalahan,” katanya.

Menurut Prof. Dr. Aminuddin, M.A., pendidikan berkualitas juga harus mampu mengembangkan potensi dan bakat peserta didik. “Setiap individu memiliki potensi dan bakat yang berbeda-beda, pendidikan yang berkualitas harus mampu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi dan bakat tersebut,” ujarnya.

Dari pendapat para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa makna pendidikan berkualitas adalah pendidikan yang mampu membentuk karakter, moral, kreativitas, inovasi, kemampuan berpikir kritis dan analitis, serta mengembangkan potensi dan bakat peserta didik. Hal ini sejalan dengan pendapat Prof. Dr. John Dewey, seorang filsuf dan pendidik asal Amerika Serikat, yang mengatakan bahwa pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang mampu membentuk individu yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, sosial, dan spiritual.

Dengan demikian, penting bagi kita semua untuk memahami makna pendidikan berkualitas menurut perspektif para ahli pendidikan agar dapat memberikan pendidikan yang terbaik bagi generasi masa depan. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Prof. Dr. Ki Hajar Dewantara, “Pendidikan bukanlah memuat kepala, tetapi membentuk kepribadian.” Oleh karena itu, mari kita bersama-sama berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa